Ksatria Pandawa Lima dalam lakon Mahabharata

196
pandawa lima

Penyebutan Pandawa berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “anak-anak Pandu”. Sebutan tersebut diberikan pada lima orang bersaudara yang adalah anak-anak dari Raja Pandu Dewanata seorang yang pernah berkuasa di Hastinapura. Dalam banyak lakon disebutkan bahwa para Pandawa itu merupakan titisan dari dewa-dewa tertentu dengan keahliannya masing-masing. Inilah para Ksatria Pandawa Lima dalam lakon Mahabharata.

Kelima orang anak-anak Pandu itu lahir dari dua orang ibu yang berbeda yaitu Yudhistira, Bimasena, dan Arjuna adalah anak dari Dewi Kunti. Sedangkan si kembar Nakula dan Sadewa beribukan Dewi Madri. Kelima orang bersaudara itu kerap berselisih dengan saudara sepupu mereka, Kurawa. Perselisihan itu muncul akibat hasutan dari sang Paman Kurawa yaitu Sangkuni yang dikenal berlidah tajam dan tukang menghasut.

Setelah Pandu dan Dewi Madri meninggal, kekuasaan Hastinapura dipegang oleh aah Kurawa yang juga saudara Pandu yaitu Destrarata. Prabu Destrarata sendiri memiliki anak sebanyak 100 orang. Duryodana selaku anak tertua memiliki ambisi yang besar untuk duduk di singasana Hastinapura dan dengan dibantu 99 adiknya, ia bertekad menyingkirkan para Pandawa yang dianggap menghalangi niatnya.

Berikut adalah para ksatria Pandawa Lima dalam lakon Mahabharata:

Puntadewa | Bhimasena | Arjuna
Nakula – Sadewa 

1
2
3
4
5
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here